
GudPeople merasa sudah punya website dengan kreasi bagus dan konten menarik, tapi jumlah pengunjungnya tidak kunjung naik, alias condong sepi?
Salah satu kemungkinan penyebab website sunyi visitor nan sering terlewat adalah tidak adanya sertifikat SSL.
Akibat Tidak Memasang SSL terhadap Traffic Website!
Mungkin terdengar sepele, tapi tidak memasang SSL bisa membawa beberapa akibat negatif langsung terhadap traffic website, lho!
1. Peringatan “Your Connection is Not Secure” dari Browser
Sejak 2018, browser seperti Google Chrome, Firefox, dan lainnya menampilkan label “Your Connection is Not Secure” pada website nan tetap menggunakan HTTP (tanpa SSL).
Peringatan ini tentu membikin calon visitor cemas dan kemungkinan besar bakal langsung menutup websitemu, terutama jika ada blangko isian data.
Ikon gembok dan HTTPS sekarang menjadi simbol standar kepercayaan dan keamanan di bumi maya.
Tanpa ini, website bakal dianggap kurang profesional, kurang terpercaya, apalagi rawan oleh pengguna internet nan semakin peduli privasi.
Pengunjung nan merasa ragu tidak bakal mau berlama-lama, apalagi melakukan transaksi alias memberikan info pribadi.
3. Berpengaruh pada Peringkat SEO
Google telah mengkonfirmasi HTTPS adalah salah satu sinyal peringkat.
Artinya, website nan sudah menggunakan HTTPS condong mendapatkan prioritas lebih baik di hasil pencarian dibandingkan website HTTP.
Jika peringkatmu kalah dari pesaing nan sudah HTTPS, potensi trafik organik dari Google pun berkurang.
Apakah Terlambat jika Baru Memasang SSL Sekarang?
Tenang saja, jawabannya adalah:
Tidak, sama sekali tidak ada kata terlambat untuk memasang SSL!
Idealnya, tentu SSL dipasang sejak website pertama kali diluncurkan.
Akan tetapi, memasangnya kapan pun Anda siap tetap bakal memberikan akibat positif dan jauh lebih baik daripada terus membiarkan websitemu melangkah di hubungan HTTP nan tidak aman.
Begitu memasang SSL dan websitemu melangkah di HTTPS, peringatan “Not Secure” bakal hilang, ikon gembok bakal muncul, dan kepercayaan visitor langsung meningkat.
Jadi, buang jauh-jauh pikiran sudah terlambat.
Justru, langkah terbaik nan bisa Anda lakukan adalah segera memasang SSL untuk menghentikan potensi kerugian lebih lanjut.
Bagaimana Strategi Meningkatkan Traffic untuk Website nan Baru Memasang SSL?
1. Pastikan Migrasi ke HTTPS Sempurna
Caranya, pertama pastikan tidak ada mixed content, ialah aset di laman HTTPS nan tetap dimuat melalui HTTP.
Adanya mixed content bisa menyebabkan ikon gembok tidak muncul alias muncul dengan peringatan.
Gunakan developer tools di browser alias tool online untuk memeriksanya.
Setelah itu, atur pengalihan (redirect) permanen (kode 301) dari semua URL jenis HTTP ke jenis HTTPS.
Hal ini sangat krusial agar visitor dan mesin pencari selalu diarahkan ke jenis aman, dan nilai SEO dari URL lama bisa ditransfer.
Hubungi penyedia hostingmu jika butuh support konfigurasi ini.
2. Perbarui Pengaturan di Alat Webmaster
Di Google Search Console, tambahkan properti baru untuk jenis HTTPS websitemu.
Kirimkan ulang sitemap dengan URL HTTPS agar Google lebih sigap mengenali dan mengindeks jenis kondusif situsmu.
Setelah itu, di Google Analytics, perbarui pengaturan URL default di properti ke jenis HTTPS. Ini memastikan info visitor tercatat dengan betul di jenis situs nan aktif.
3. Perbaiki Semua Link Internal
Lakukan audit pada konten websitemu.
Pastikan semua tautan internal sudah mengarah ke URL HTTPS, bukan lagi ke jenis HTTP lama.
4. Perbarui Link Eksternal (Jika Bisa)
Kalau Anda mempunyai kontrol atas link nan mengarah ke websitemu dari platform lain, usahakan untuk memperbaruinya agar mengarah ke jenis HTTPS.
5. Informasikan ke Audiens (Opsional)
Kamu bisa membikin pengumuman mini di blog alias media sosial menunjukkan visitor bahwa websitemu sekarang lebih kondusif berkah HTTPS.
Ini bisa sedikit meningkatkan gambaran positif dan kepercayaan.
6. Fokus ke Strategi Konten & SEO
Setelah memasang SSL dan semua tautan berubah ke HTTPS, sekarang saatnya menggandakan upayamu pada hal-hal esensial nan mendatangkan trafik.
Buat konten nan berkualitas, relevan, dan menjawab kebutuhan sasaran audiensmu.
Lakukan optimasi SEO on-page, seperti riset kata kunci, penggunaan heading, meta tag, dll., serta SEO off-page, ialah membangun backlink berkualitas.
Jangan lupa promosikan websitemu secara aktif di kanal nan tepat.
7. Pantau Hasilnya
Gunakan info dari Google Analytics dan Google Search Console untuk memantau perkembangan trafik, ranking kata kunci, dan metrik krusial lainnya setelah beranjak ke HTTPS dan menerapkan strategi di atas.
Adakah Hal-Hal Lain nan Perlu Diwaspadai?
1. Perpanjangan Sertifikat SSL
Ini sangat penting!
Sertifikat SSL mempunyai masa bertindak terbatas, maksimal 1 tahun.
Jika sertifikat kedaluwarsa, websitemu bakal kembali menampilkan peringatan “Not Secure” nan bisa mengusir pengunjung.
Selalu catat tanggal kedaluwarsa dan lakukan perpanjangan jauh-jauh hari, alias aktifkan sistem perpanjangan otomatis jika ada.
2. Potensi Munculnya Kembali Mixed Content
Terutama jika Anda sering menambahkan konten baru alias menginstal plugin/tema baru, ada akibat komponen nan dimuat melalui HTTP muncul kembali di laman HTTPS
Lakukan pemeriksaan mixed content secara berkala, apalagi setelah melakukan perubahan pada website.
3. Keselarasan Konfigurasi dengan Layanan Pihak Ketiga (CDN/Firewall)
Kalau Anda menggunakan jasa seperti CDN (Content Delivery Network) alias WAF (Web Application Firewall), pastikan konfigurasi SSL di jasa tersebut sinkron dan sesuai dengan pengaturan di server asalmu.
Kesalahan konfigurasi di sini, misalnya salah memilih mode SSL di Cloudflare, bisa menyebabkan error akses alias menurunkan tingkat keamanan.
Beli Pilihan Sertifikat SSL Terbaikmu di GudangSSL!
Setelah memahami pentingnya SSL untuk trafik dan keamanan websitemu, langkah berikutnya adalah memilih dan menggunakan sertifikat SSL nan tepat dan andal.
Tidak perlu bingung mencari ke mana-mana, GudangSSL datang untuk memenuhi kebutuhanmu!
Kami hanya menyediakan sertifikat dari CA ternama, seperti Sectigo, RapidSSL, Geotrust, Globalsign, AlphaSSL, Symantec, Thawte, dan Certum.
Dapatkan sertifikat SSL nan tepat untuk websitemu dengan harga 30% lebih murah dari CA!
Butuh support memilih alias menyelesaikan persoalan SSL? Tim support kami siap membantu 24/7 melalui WhatsApp, call center, dan email.
Kunjungi GudangSSL hari ini, pilih sertifikat SSL, dan amankan websitemu!
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·