Merawat printer tahan lama adalah suatu tantangan tersendiri. Printer adalah salah satu perangkat kerja di instansi nan mempunyai beban kerja tinggi. Tidak terhitung berapa banyak kertas nan perlu dicetak setiap hari, selama seminggu. Mesin nan terus menerus bekerja pasti bakal mengalami penurunan performa jika tidak dirawat dengan baik. Akibatnya, printer nan sigap rusak bakal membebani pengeluaran upaya Anda.
Saat ini kegunaan printer semakin luas. Selain untuk cetak, juga sering digunakan untuk fotokopi dan scan. Beberapa produk printer dengan akomodasi WiFi juga bisa dipakai untuk kirim file nan dicetak ke jaringan komputer alias Cloud. Jika perangkat nan sangat diandalkan ini mengalami downtime tentu bakal menghalang pekerjaan tenaga kerja Anda.
Berikut ini kami berikan beberapa tips untuk merawat printer instansi tahan lama dan tetap dalam kondisi prima. Tujuannya agar printer instansi tetap bisa diandalkan dalam waktu lama. Pada akhirnya, bakal bisa menghemat pengeluaran shopping peralatan kantor.
1. Gunakan Printer di Kondisi Ruangan nan Ideal
Suhu ideal untuk mengoperasikan printer adalah 20-28°C. Suhu ini kudu terus dipertahankan selama proses pencetakan berlangsung. Suhu nan terlalu panas dapat merusak mesin printer, terutama di bagian print head. Selain itu, ruangan instansi alias tempat printer sebaiknya punya tingkat kelembapan sekitar 55-65%.

Ruangan juga kudu bebas dari serangga, hewan rumahan, hingga debu. Untuk merawat suhu printer, pastikan sirkulasi udara di sekitar perangkat selalu lancar. Pastikan tidak ada barang nan menghalangi aliran udara di sekitarnya. Simpan juga kertas kosong di tempat bersih agar tidak kotor alias basah.
2. Pemanasan Sebelum Digunakan
Saat hari libur (weekend) sabtu-minggu, printer instansi otomatis tidak digunakan. Printer bakal masuk ke dalam mode Sleep secara otomatis. Saat printer dinyalakan di hari Senin, printer masuk ke dalam mode kalibrasi terlebih dulu. Perlu waktu untuk menghangatkan komponen krusial untuk bisa menghasilkan cetak jeli dan efisien.

Jika printer langsung digunakan saat tetap dalam mode Sleep dapat menyebabkan kerusakan. Berikan sedikit waktu untuk printer melakukan pemanasan. lakukan cetak laman pengetesan sebelum printer digunakan. Jika konsisten melakukan ini, printer bisa lebih tahan lama dan cetak dalam kualitas tinggi nan konsisten.
3. Jangan Masukan Terlalu Banyak Kertas di Tray
Memasukan terlalu banyak kertas di dalam tray alias baki kertas dapat menyebabkan masalah. Salah satunya adalah paper jam (kertas macet). Kebanyakan baki kertas di printer mempunyai garis tingkat pengisian kertas maksimal. Gunakan garis tersebut untuk memuat kertas di baki. Pastikan kertas dimasukkan dengan rapi dan tidak ada bagian nan terlipat.
Jika kapabilitas baki kertas terlalu sedikit, Anda bisa beli baki tambahan jika printer mendukung. Namun jika tidak bisa ditambah, pastikan tenaga kerja tidak memasukan kertas terlalu banyak. Hal ini bisa jadi pertimbangan di masa depan untuk beli printer dengan kapabilitas tray besar. Untuk menghindari kesalahan saat beli printer kantor, pertimbangkan beberapa perihal berikut ini.
4. Hati-Hati Saat Memperbaiki Paper Jam
Kertas macet alias paper jam dapat menghalang produktivitas karyawan. Jangan biarkan rasa jengkel membikin tenaga kerja Anda menarik paksa kertas dari dalam printer. Di dalam printer ada banyak perangkat elektronik nan sensitif dan kompleks. Untuk mengatasi kertas macet, ikuti beberapa langkah berikut ini:
- Cek di mana posisi kertas macet
- Cabut kabel printer dari sumber listrik
- Buka perangkat dengan mengikuti kitab petunjuk
- Ambil kertas nan tersangkut secara perlahan
- Pastikan tidak ada sisa kertas tertinggal di dalam printer
- Pastikan semua komponen printer tidak ada nan bergeser
- Tutup kembali bodi printer dan coba lakukan pengetesan cetak.
5. Rutin Membersihkan Printer
Debu dan sisa tinta nan mengering adalah jenis kotoran nan rawan bagi printer. Kotoran nan menumpuk di komponen krusial dapat menghalang keahlian mesin. Mesin bekerja lebih keras sehingga dapat mengurangi masa pakainya. Hasil cetak juga menurun lantaran terganggu kotoran.

Tidak hanya bagian dalam, bagian luar printer juga jangan lupa dibersihkan. Bersihkan kotoran di baki kertas dan tempat masuk dan keluar kertas. Tujuannya agar tidak ada kotoran nan masuk ke dalam mesin. Khusus printer multifungsi, bersihkan juga bagian permukaan kaca untuk scan. Sebagai tindak pencegahan, Anda bisa bersihkan printer sebulan sekali alias setiap 3 bulan.
6. Jangan Pakai Katrid alias Toner Tinta Palsu
Katrid alias toner tinta tiruan mendatangkan banyak masalah. Produk tiruan bisa merusak komponen di dalam printer dan menurunkan kualitas cetak. Pihak tak bertanggung jawab nan menjual katrid alias toner tiruan biasanya menawarkan nilai murah alias potongan nilai untuk menarik korban. Untuk mencegah perihal ini, Anda bisa cari tahu tips menghindari katrid alias toner printer palsu.
Hindari membeli katrid alias toner tinta printer tiruan dengan membeli hanya di toko terpercaya. Saat ini ada banyak tempat untuk membeli tinta printer original. Bhinneka adalah salah satu toko online nan menjual katrid dan toner tinta original. Anda beli cek katrid dan toner original dari beragam merk di sini.
7. Lepaskan Penjepit Kertas dan Staples
Pastikan tenaga kerja Anda memperhatikan kondisi kertas sebelum menggunakan printer. Lepaskan penjepit kertas dan staples sebelum mencetak, salin, alias fotokopi. Staples nan tetap menempel di kertas dapat menggores permukaan komponen krusial di dalam printer saat proses cetak. Penjepit dan staples juga dapat merusak kaca scanner sehingga membikin hasil fotokopi alias scan tidak jelas.

8. Latih Karyawan untuk Merawat Printer
Meskipun merawat printer bukan tanggung jawab semua karyawan, namun ada baiknya Anda mengajari mereka langkah menggunakan printer dan merawatnya dengan benar. Tujuannya agar jika terjadi masalah, mereka tidak melakukan perihal nan tak diinginkan, seperti: menarik paksa kertas saat paper jam.
Fungsi printer saat ini sudah sangat luas. Selain cetak, printer juga bisa fotokopi, scan, dan kirim faks. Fitur nirkabel memungkinkan tenaga kerja bisa cetak dari smartphone dan tablet. Memberi training untuk merawat printer dapat membantu tenaga kerja untuk penemuan awal saat ada kerusakan. Karyawan juga bisa lebih waspada saat mengoperasikan perangkat kantor.
Kesimpulan
Cara merawat printer instansi agar tahan lama sangat berfaedah untuk membantu menghemat pengeluaran bisnis. Printer nan awet dapat mencetak dengan kualitas konsisten dalam jangka panjang. Perusahaan juga tidak perlu mengeluarkan biaya servis jika terjadi kerusakan. Untuk mencegah printer sigap rusak, langkah awalnya sangat penting. Pastikan Anda beli printer nan sesuai dengan beban kerja kantor.
Langkah selanjutnya, Anda perlu melatih semua tenaga kerja untuk mengetahui langkah merawat printer. Tujuannya agar lebih waspada saat menggunakan printer kantor. Jika suatu saat terjadi masalah, mereka bakal tahu bagian mana nan rusak dan apa langkah nan kudu dilakukan untuk mengatasinya. Hal ini sangat krusial lantaran merekalah nan setiap hari menggunakan printer.
1 tahun yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·